Fatwa Fiqih Puasa

NIAT PUASA RAMADHAN, HARUSKAH TIAP MALAM ?

Asy-syaikh Muhammad Bin Shalih Al’Utsaimin menyatakan :

Pertanyaan (407)?
Apakah niat puasa dibulan Ramadhan dilakukan setiapkali hendak berpuasa,atau cukup meniatkan untuk berpuasa penuh dibulan ini ?

Jawaban :
Puasa dibulan Ramadhan cukup diniatkan sekali saja diawalnya, karena seorang yang berpuasa meskipun tidak meniatkan setiap hari untuk berpuasa dimalamnya, sungguh dia telah meniatkannya hal itu diawal bulan.

Namun seandainya puasanya terputus ditengah jalan dibulan Ramadhan dikarenakan safar,sakit,atau yg semisalnya (dari perkara yang menjadikan terputus puasanya),maka wajib baginya untuk meniatkan kembali, karena dia memutuskan niatnya dengan tidak berpuasa dikarenakan safar dan sakit atau yang semisal dengannya(dari berbagai macam udzur).

  (  فتاوى أركان الإسلام ( ص:٤٦٦ 

Adapula dari kalangan para ulama yang berpendapat harusnya setiap malam memperbaharui niat, karena menganggap sebagai ibadah tersendiri disetiap harinya.

Sebagaimana fatwanya Asy Syaikh Shalih alfauzan حفظه الله تعلى :

المنتقى من فتاوی الفوزان ٢/٣٧١

ARAHAN:
Para pembaca bisa mengamalkan pendapat yg dia cenderung kepada salah satunya.

والله أعلم بالصواب.

Alih Bahasa : Al Ustadz Abu ‘Ubaidah Abdurrahman حفظه الله
02 Ramadhan 1441 H bertepatan dengan 25 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *