Adab dan Akhlaq

ISTIGHFAR, APAKAH DIBACA SETIAP SELESAI MELAKUKAN SHALAT (WAJIB & SUNNAH) ?

Sebuah pertanyaan ditujukan kepada yang Mulia Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah.

Istighfar setelah shalat, apakah umum dibaca setelah menunaikan shalat apapun, baik shalat yang wajib atau yang sunnah ? atau hal itu (istighfar) khusus dibaca setelah shalat wajib saja ?

Beliau rahimahullah mengatakan :

“Yang nampak dalam Sunnah (hadits) menunjukkan bahwa Al-Istighfar kemudian ucapan :

اللهم انت السلام، ومنك
…. السلام 

Serta dzikir-dzikir yang lainnya. Hal itu khusus dibaca setelah shalat wajib saja, dikarenakan orang-orang yang shalat dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam (Para sahabat radhiyallahu ‘anhum), yang ketika itu melakukan shalat malam, mereka menyebutkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam tidak membaca hal itu setelah selesai shalatnya.

Yang ada justru datang hadits dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, yakni apabila Beliau Shallallahu’ alaihi wasallam selesai salam dari salat Witir, Beliau Shallallahu’ alaihi wasallam mengucapkan :

سبحان الملك القدوس ×٣

Subhaanal Malikil Quddus dibaca 3x
dengan mengeraskan dan memanjangkan suaranya pada yang ketiga kalinya (1).”

Catatan kaki :
1. Sebagaimana diriwayatkan dalam Sunan An-Nasa’i (3/235) dishahihkan Al-Albani dan Ibnu Hibban (2450) dari Ubay bin ka’ab radhiyallahu ‘anhu.

Simak audio di bawah ini.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Alih Bahasa : Al Ustadz Abu Ubaidah Abdurrahman Hafizhahullah
06 Ramadhan 1441H bertepatan 29 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.