Fatwa Fiqih Puasa

HUKUM-HUKUM DAN FATAWA YANG BERKAITAN DENGAN PUASA

أَحْكَامُ وَ فَتَاوی تَتَعَلَّقُ بِاالصِّياَمِ

Hukum Shalat Tarawih dan Jumlah Rakaatnya

Asy syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin -Rahimahullah berkata :

Pertanyaan (279) ?
Apa hukum shalat tarawih dan berapa jumlah rekaatnya ?

Jawaban :
Shalat tarawih hukumnya sunnah yang Rasulullah ﷺ pernah mencontohkannya,sebagaimana tertera dalam Shahih Bukhari (1129) dan Muslim (761) :

Dari Aisyah رضي الله عنها ,beliau menceritakan : bahwasannya disuatu malam Nabi ﷺ shalat malam di masjid dan diikuti oleh manusia yang lainya,kemudian shalat lagi dimalam berikutnya dan manusiapun semakin banyak untuk mengikutinya,sampai akhirnya pada malam yang ke tiga atau yang ke empat manusia tetap banyak berkumpul,namun Rasulullah ﷺ tidak keluar ketengah-tengah mereka.

Tatkala dikeesokan harinya Rasulullah ﷺ bersabda: “Sungguh aku telah melihat apa yang kalian perbuat namun tidaklah yang menghalangi diriku untuk keluar kepada kalian karena aku khawatir shalat itu (tarawih) akan diwajibkan kepada kalian”.Hal itu terjadi di bulan Ramadhan.

Adapun rekaatnya adalah 11 rekaat sebagaimana tertera dalam Shahih Bukhari (1147) dan Muslim (738):
Dari Aisyah رضي الله عنها: bahwasanya beliau ditanya : “Bagaimana shalatnya Nabi ﷺ di bulan Ramadhan?”
‘Aisyah رضي الله عنها menjawab : Tidaklah Nabi ﷺ menambah baik di bulan Ramadhan ,tidak pula di bulan lainya lebih dari 11 rekaat. Kalau seandainya ada yang 13 rekaat hal itu tidak mengapa , sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Abbas رضي الله عنه “Dahulu shalatnya Nabi ﷺ berjumlah 13 rekaat (ketika shalat malam). HR Bukhari (1138) Muslim (764).

Demikian pula riwayat dengan 11 rekaat datang pula dari ‘Umar Bin Khathab رضي الله عنه sebagaimana dalam Almuwaththa (280) dengan sanad yang paling shahih dari sanad-sanad yang ada.

Dan seandainya lebih dari itu , maka tidak mengapa karena Nabi ﷺ mengatakan ketika ditanya tentang cara melakukan shalat malam, Beliau menjawab: “Shalat malam itu dilakukan dua rekaat , dua rekaat” HR Bukhari (990) Muslim (749).Disini Nabi ﷺ tidak membatasinya.

Telah datang pula dari salaf dengan jumlah yang beranekaragam , sehingga perkaranya dalam itu luas (diberikan kelonggaran). Namun Lebih Utama tentunya dengan mencukupkan diri sesuai dengan apa yang datang dari Nabi ﷺ dengan 11 rekaat atau dengan 13 rekaat.

Adapun riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi ﷺ atau salah satu dari para Khalifahnya shalat 23 rekaat. Hal itu tidak shahih (tidak benar). Justru yang benar dari ‘Umar رضي الله عنه dengan 11 rekaat , yang mana ‘Umar رضي الله عنه memerintahkan Ubay Bin Ka’ab dan Tamin Addari رضي الله عنهما untuk shalat (tarawih) mengimami manusia dengan 11 rekaat.HR Malik (280).

Demikianlah yang sepatutnya , seperti apa yang dilakukan Umar رضي الله عنه yang jejaknya terlebih khusus dalam hal ini mengikuti jejak Rasulullah ﷺ

 (فتاوی أركان الاسلام (ص:٣٥١

Alih Bahasa : Al Ustadz Abu ‘Ubaidah Abdurrahman حفظه الله
01 Ramadhan 1441 H bertepatan dengan 23 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.