Fatwa Fiqih Puasa

PUASA KOK TIDUR TERUS BANGUN PAS MAU BERBUKA ?

Asy Syaikh Dr. Shalih Bin Fauzan حفظه الله mengatakan :

Orang yang tidur sepanjang siang Ramadhan puasanya sah apabila dia niatkan untuk berpuasa sebelum terbit fajar (shadik), hanya saja terlarang baginya meninggalkan shalat-shalat pada waktunya dan meninggalkan shalat-shalat jama’ah. Jika memang termasuk dari orang-orang yang harus shalat dengan berjama’ah, sehingga dengan tidurnya itu dia telah meninggalkan dua kewajiban yang sangat berdosa padanya, kecuali apabila hal itu terjadinya jarang dan bukan kebiasaan serta adanya niatan untuk bangun menunuaikan shalat.

Intinya hal itu sangat disayangkan sekali, kebanyakan manusia terbiasa begadang di malam bulan Ramadhan, kemudian apabila datang waktu sahur, mereka makan sahur kemudian lanjut tidur lagi sampai sepanjang siang, atau kebanyakan dari siangnya, sampai meninggalkan shalat-shalat (subuh, zuhur, ashar), yang padahal shalat itu lebih ditekankan dan diharuskan ketimbang puasa, bahkan tidak sah puasanya yang dilakukan oleh orang yang tidak shalat, sehingga perkaranya sangat fatal.
Perlu diingat, begadang yang menyebabkan sampai tertidur meninggalkan shalat adalah begadang yang haram, lebih fatal lagi jika begadangnya itu untuk perkara yang sia-sia, untuk permainan atau melakukan perkara yang diharamkan.

Ingat ! kemaksiatan akan semakin besar dosanya dan semakin membahayakan bagi pelakunya jika dilakukan di bulan Ramadhan dan diwaktu-waktu serta tempat-tempat yang memiliki keutamaan, hal itu lebih dari yang selainnya.

المنتقى من فتاوی الفوزان ٢/٤٦٤
Alih Bahasa : Al Ustadz Abu ‘Ubaidah Abdurrahman حفظه الله
03 Ramadhan 1441 H bertepatan dengan 26 April 2020
Ma'had Darul Hadits An najiyah Setu
Kp. Cikedokan Rt 001 Rw 002 Desa Cibening, Setu, Bekasi, Jawa Barat 17320

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *