Adab dan Akhlaq

BACAANNYA KOK ITU-ITU SAJA ?

Asy Syaikh Al’Alamah Abdul Aziz رحمه الله تعلى menyatakan :

Pertanyaan ?
Apa hukumnya seorang imam yang membaca mushaf Al Qur’an ketika shalat dan membaca darinya ?

Jawaban :
Menurut pendapat yang kuat, hal itu tidak mengapa, dikarenakan terjadi perbedaan pendapat dikalangan para ulama, namun hal itu tidak mengapa, jika memang dia tidak hafal atau karena hafalanya lemah (sering salah) sementara kalau dia membaca dari mushaf Al Qur’an hal itu lebih bermanfaat bagi manusia dan dirinya. Maka tidak mengapa dia melakukan hal itu.

Al Imam Bukhari رحمه الله telah menyebutkan dalam shahihnya secara mua’alaq1 :
Dari ‘Aisyah رضي الله عنها : “Bahwasanya pernah suatu seketika bekas budaknya yang bernama Dzakwan shalat dengannya disuatu malam dengan melihat mushaf Al Qur’an”.

Hukum asalnya hal itu boleh, seperti yang diperkuat dalam Atsar (riwayat) dari ‘Aisyah tadi.

Namun apabila sang Imam itu membaca dari hafalanya itu lebih utama, karena dengan demikian lebih fokus dan lebih meminimalisir dari perkara yang sia-sia, dikarenakan pula jika shalat sambil membawa mushaf Al Qur’an pasti butuh waktu untuk meletakannya , mengambilnya kembali dan meneliti halaman yang sedang di baca, sehingga hal itu dilakukan ketika butuh saja. Kalau seandainya cukup hal itu lebih utama.

      (   مجموع فتاوی ابن باز (٣٣٩/١١  
Note:
1 Mu’allaq adalah hadits yang diriwayatkan dengan menggugurkan syaikhnya atau syaikh-syaikhnya (tidak dicantumkan) dalam rangkaian Rawinya.

HR.Bukhari (dikitabAl’Adzan bab Imamatul Abdi wal mawali 2/216 cet.Darul Hadits)

Alih Bahasa : Al Ustadz Abu ‘Ubaidah Abdurrahman حفظه الله
02 Ramadhan 1441 H bertepatan dengan 25 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *