Fatwa Fiqih

FATWA-FATWA YANG BERKAITAN DENGAN SHALAT (5)

Soal ke 5 :Kebanyakan manusia shalat mengenakan pakaian yang tipis, hampir terlihat kulitnya (transparan) dan mereka mengenakan sirwal pendek di balik baju tersebut yang celana tersebut tidak melebihi pertengahan paha (di dalamnya mengenakan celana yang setengah paha) sehingga terlihat celana tersebut dari balik pakaianya. Maka bagaimana hukum shalat mereka yang seperti itu ? Jawab : […]

Fatwa Fiqih

FATWA-FATWA YANG BERKAITAN DENGAN SHALAT (4)

4. Soal : Seseorang masuk masjid untuk menunaikan shalat isya, kemudian dia teringat bahwa belum shalat maghrib, maka apakah yang selayaknya dia perbuat ? Jawab:Apabila engkau masuk masjid dan shalat isya telah ditegakkan, kemudian engkau teringat bahwasanya engkau belum shalat maghrib, maka engkau masuk shalat bersama jama’ah dengan niat shalat maghrib (ikut jama’ah shalat isya […]

Fatwa Fiqih

FATWA-FATWA YANG BERKAITAN DENGAN SHALAT (3)

3. Soal: Apakah gugur urutan (boleh untuk tidak berurutan) ketika mengkodho shalat -shalat yang luput disebabkan karena lupa atau tidak tahu? Jawab: Masalah ini menjadi perselisihan (ditengah-tengah para ulama),dan yang benar bahwasanya jika demikian hal itu (dilakukan secara berurutan) gugur. Dalilnya keumuman Firman Allah ta’ala : {ربنا لا تؤاخذنا إن نسينا أو أخطأنا} “Wahai Rabb […]

Fatwa Fiqih

RINGKASAN HUKUM-HUKUM SEPUTAR PENYEMBELIHAN : BAGIAN KETIGA

PERTEMUAN KETIGA HUKUM SYARIAT KURBAN (LANJUTAN) Dasar hadits kedua pensyariatan penyembelihan hewan kurban yaitu dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ta’ala ‘anhuma. وعن عبدالله بن عمر رضي الله عنهما قال:”أَقَامَ النَّبِيُ ﷺ “بِالمَدِيْنَةِ عَشْر َسِنِيْنَ يُضَحِّي”  (رَوَاهُ أحمد و التّرمذي وقال: حديث حسن) Beliau mengatakan ketika Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mukim di Madinah selama 10 tahun, […]

Fatwa Fiqih

FATWA-FATWA YANG BERKAITAN DENGAN SHALAT (1) : WAKTU YANG PALING UTAMA UNTUK MENGERJAKAN SHALAT

Dari Fatawa Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah. Pertanyaan : Waktu apakah yang paling utama untuk mengerjakan shalat, apakah shalat di awal waktu itu lebih utama ? Jawab : Yang paling sempurna dalam hal itu ditunaikan shalat sesuai dengan waktu yang diinginkan menurut tinjauan syariat (berdasar Nash Al Qur’an dan As-Sunnah), Oleh karenanya […]

Fatwa Fiqih

RINGKASAN HUKUM-HUKUM SEPUTAR PENYEMBELIHAN : BAGIAN KEDUA

Pertemuan Kedua 2. HUKUM SYARIAT KURBAN Asy-Syaikh Al-‘Utsaimin rahimahullah ta’ala berkata, “Udhiyah (أضْحية) atau hewan sembelihan kurban merupakan bagian dari syiar-syiar Islam”. Barangsiapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah ‘azza wa jalla, maka itu semua muncul dikarenakan ketakwaan yang ada dalam hatinya (Al-Hajj: 32). Berkurban disyariatkan berdasarkan nash Al-Qur’an dan As-Sunnah dari hadits-hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam […]

Fatwa Fiqih

RINGKASAN HUKUM-HUKUM SEPUTAR PENYEMBELIHAN : BAGIAN PERTAMA

MUKADIMAH (PEMBUKAAN) Materi ini diambil dari kitab تلخيص أحكام الاضْحية و الذكاة (Talkhish Kitab Ahkam Al-Udhiyah wa Adz-Dzakah) yang ditulis oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah. Sebagai bentuk perwujudan dari ucapan Al-Imam Bukhari rahimahullah yaitu, “بَابُ الْعِلْمِ قَبْلَ الْقَوْلِ وَالْعَمَلِ”, bab untuk kita berilmu terlebih dahulu sebelum kita berucap dan berbuat. Dikarenakan di hari-hari […]

Fatwa Fiqih Puasa

BOLEHKAH SESEORANG PUASA 6 HARI SYAWWAL SESUAI DENGAN KELONGGARANNYA YANG PENTING DIBULAN SYAWWAL ?

Berkata Asy-syaikh Muhammad bin Shalih Al’Utsaimin rahimahullah, Telah shahih datang dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر” “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengiringinya dengan puasa 6 hari Syawwal, nyatalah seolah dia berpuasa setahun penuh. (HR Muslim no. 1164) Puasa […]

Fatwa Fiqih Puasa

PUNYA HUTANG PUASA RAMADHAN, APAKAH LANGSUNG PUASA ENAM HARI SYAWWAL ATAU MENGQODHO PUASA RAMADHANNYA TERLEBIH DAHULU ?

Berkata Asy-syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah : Jawaban mengenai hal itu tertera dari sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam, “من صام رمضان،ثم أتبعه بست من شوال كان كصيام الدهر”¹ “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, nyatalah seolah dia berpuasa setahun penuh.”² Maka apabila seseorang memiliki puasa qodho (hutang […]

Fatwa Fiqih Puasa

BAGAIMANAKAH CARA YANG UTAMA DALAM BERPUASA ENAM HARI DIBULAN SYAWWAL ?

Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah :  “Yang utama dalam hal ini hendaknya puasa enam hari di bulan Syawِwal dilakukan langsung setelah hari Id secara berturut-turut sebagaimana yang ditegaskan oleh para ulama, karena dengan demikian lebih tepat, sesuai dalam menerapkan kalimat “mengiringi Ramadhan” yang tertera dalam hadits (ثم أتبعه), dan juga dengan demikian menunjukkan […]